spot_img
No menu items!
More
    Home Blog Page 190

    Ini Pesan Motivasi Ketua PDM Kota Surabaya Pada Rapat Kerja PCM Krembangan

    0

    Pasuruan, kartanusa – Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Krembangan gelar  Rapat Kerja (Raker) di Aula Agro Mulia, Prigen Kabupaten Pasuruan. Kegiatan  tersebut diikuti oleh 95 orang dari unsur Pimpinan, Majelis, Ortom dan PRM Krembangan. Sabtu (13/7/24).

    Hadir dalam acara Raker, Ketua PDM Kota Surabaya Dr. H.M.Ridlwan, M.Pd., sekaligus membuka acara secara resmi.

    Mengawali sambutannya, Ia menyampaikan bahwa raker ini merupakan momen yang tepat untuk memikirkan amal-amal usaha yang bermanfaat untuk umat. Ia juga berharap di PCM Krembangan ini ada amal usaha yang bermanfaat bagi masyarakat.

    “Salah satunya adalah mendirikan SMK. Karena jumlah SMK di PDM Kota Surabaya masih sangat sedikit. Selain itu juga bisa mendirikan poliklinik atau pom bensin. Hal tersebut merupakan salah satu contoh amal usaha yang tidak kalah penting untuk dipikirkan bersama.” Ujarnya.

    Ia lantas mengingatkan agar Raker jangan hanya menghasilkan keputusan-keputusan dan kegiatan rutin. Namun, juga memunculkan keputusan-keputusan strategis yang bermanfaat untuk umat.

    Rasulullah SAW bersabda, yang artinya “Shalatmu untuk dirimu sendiri, puasamu untuk dirimu sendiri. Namun, bersedekah adalah untuk membahagiakan orang lain.”

    “Makna bersedekah dalam hal ini adalah menyatukan dana (berinvestasi) untuk bisa membuat berbagai amal usaha yang manfaatnya bisa dirasakan oleh semakin banyak orang.” Ungkapnya.

    Selanjutnya, Ia berpesan bahwa organisasi dikatakan berkembang adalah organisasi yang dinamis dan banyak kegiatan, selalu berinovasi tiada henti.

    “Ini semua bisa bergerak bila ada keberanian dalam bertindak. Semua unsur harus bekerja sama dalam mewujudkannya.” Tandasnya. (Robica/Fikri)

    Mahasiswa Prodi Kebidanan UMMAD Ikuti Ujian Kompetensi Selama 4 Hari

    0

    Madiun, kartanusa – Sebanyak 16 kompetensi diujikan dalam ujian praktik mata kuliah Ketrampilan Dasar Praktik Kebidanan (KDPK) mahasiswa Prodi Kebidanan D3 Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Madiun (UMMAD) yang akan berubah menjadi Universitas Muhammadiyah Jawa Timur (UMJT). Sabtu (13/7/2024).

    Ujian praktikum mata kuliah KDPK ini dilaksanakan di mini hospital FIK UMMAD yang berada di kampus 2 UMMAD selama 4 hari, Senin-Kamis, 8-11 Juli 2024.

    Kaprodi Kebidanan UMMAD, Nisa Ardhianingtyas S.S.T., M.Kes menerangkan bahwa selama 4 hari ujian praktikum mata kuliah KDPK ini, mahasiswa UMMAD mempraktekkan 16 kompetensi dasar praktik keperawatan.

    “Praktek 16 kompetensi tersebut didampingi dosen-dosen Prodi Kebidanan UMMAD, dimana setiap dosen melakukan pendampingan terhadap 3-4 kompetensi.” Ujarnya.

    Ia menjelaskan bahwa ada dosen yang menilai praktik dari mahasiswa mengenai kompetensi pemeriksaan fisik bayi+ Antropometri, memandikan bayi dan Range of Motion (ROM).

    “Juga praktik kompetensi memandikan ibu di dan tempat tidur, memasang dan Aff NGT (Sonde), pemberian obat oral, injeksi IC, SC, IM, IV.” Kata Nisa.

    Kompetensi lainnya adalah melakukan pencegahan infeksi, memasang dan Aff Kateter, dan perawatan luka perineum dan vulve hygiene.

    Juga kompetensi mengenai pemeriksaan fisik dewasa perawatan luka dan angkat jahitan memberikan huknah tinggi dan rendah, TTV, pemberian oksigen serta memasang dan Aff infus.

    “Pelaksanaan ujian praktik dasar kebidanan di laboratorium ini mempersiapkan praktek lahan (rumah sakit). Di lahan nanti kompetensinya ada 16 yang harus dicapai lalu di breakdown jadi 48 sub kompetensi.” Kata Nisa.

    Mengenai kemampuan mahasiswa mengikuti ujian praktik KDPK ini, Nisa mengatakan, mereka sudah lancar melakukan praktik-praktik dasar keperawatan.

    “Selain itu, sebelum mengikuti ujian praktikum KDPK ini, mahasiswa juga melakukan praktik mandiri untuk lebih mematangkan ketrampilan saat ujian.” Kata Nisa.

    Sementara itu, salah satu mahasiswa Prodi Kebidanan UMMAD, Elita Chobi Batul Uma mengatakan bisa mengikuti ujian praktikum yang diberikan dosen.

    “Tadi lancar, tidak grogi dan bisa memberi penjelasan tentang praktik yang dilakukan.” Ujar Elita yang dihadapan dosen mempraktikkan kompetensi mengenai pemeriksaan fisik bayi, memandikan bayi serta ROM.

    Usai mengikuti ujian praktik ini, mahasiswa Prodi Kebidanan akan mengikuti praktik lapangan di RSI Siti Aisyiyah Kota Madiun pada 15 Juli hingga 10 Agustus 2024. (Humas/Farin).

    Ini Pesan Ketua PWM Jawa Timur Menjelang Awarding LPCR-PM PWM Jawa Timur

    0

    Surabaya, kartanusa – Lembaga Pengembangan Cabang Ranting dan Pembinaan Masjid (LPCR-PM) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Timur kembali menyelenggarakan Awarding Cabang Ranting dan Masjid. Kegiatan ini bakal digelar pada akhir Agustus 2024 mendatang. Jum’at (12/7/2024).

    Rapat koordinasi untuk persiapan awarding yang melibatkan Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah dan Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur dilaksanakan di Kantor PWM Jatim, Jalan Kertomenanggal IV/1, Surabaya.

    Dari unsur PP Muhammadiyah diwakili oleh Wakil Ketua LPCR-PM PP Muhammadiyah Prof. Dr. Muhammad Da’i dan Dr. Mutiullah, M.Hum., (Anggota Bidang Pembinaan Cabang dan Ranting).

    Sementara dari unsur PWM Jatim hadir Ketua Dr. dr. Sukadiono, MM., Wakil Ketua; Dr. H.M. Sulthon Amien, Dr. Sholihin Fanani, Dr. Hidayatulloh, Ir. Tamhid Masyudi, Dr. Syamsuddin, dan Dr. Hasan Ubaidillah Ketua LPCR-PM.

    Dalam pertemuan tersebut disepakati pemberian penghargaan terhadap masjid unggulan serta cabang ranting dengan berbagai kategori.

    “Perkembangan masjid tidak terlepas dari keberadaan cabang dan ranting Muhammadiyah setempat. Begitu juga sebaliknya, idealnya ketiga elemen tersebut saling bersinergi demi terwujudnya banyak tujuan maslahah.” Ujarnya.

    Ia menegaskan bahwa PWM Jawa Timur menyadari betul peranan masjid-masjid Muhammadiyah tidak hanya dimaknai sebatas ruang ibadah.

    “Lebih dari itu, masjid diharapkan dapat hidup dalam berbagai ranah, baik sosial, ekonomi, bahkan pendidikan.” Tutur Rektor Universitas Muhammadiyah (UM) Surabaya itu.

    Kendati demikian, imbuh Suko (begitu sapaan karibnya), fakta di lapangan masih ada beberapa persoalan. Di antaranya dissinergitas antara masjid dengan cabang ranting, atau persoalan masjid yang belum begitu hidup ruh kemuhammadiyahannya, dan masih banyak lagi.

    Dalam diskusi LPCR-PM dan PWM Jawa Timur banyak mendapatkan insight dan advice dari PP Muhammadiyah dalam merespons berbagai persoalan. Salah satunya terkait upaya memperkuat masjid-masjid Muhammadiyah harus dijadikan pusat kegiatan ibadah, keagamaan, pendidikan, sosial, pengkaderan, pelatihan, kesehatan, pembinaan dan pemberdayaan jamaah.

    Sedangkan terkait rencana penyelenggaraan awarding, PP Muhammadiyah menyatakan sangat mengapresiasi.

    “Ini kegiatan bagus. Kami mengapresiasi inisiasi yang bisa dikatakan konsisten dijalankan oleh LPCR-PM PWM Jatim.” Tutur Da’i.

    Ia berharap kegiatan ini dapat menjadi pemicu bagi cabang, ranting, dan masjid Muhammadiyah untuk terus melakukan perbaikan dan inovasi.

    Sementara itu, Ketua LPCR-PM PWM Jawa Timur Ustadz Hasan Ubaidillah menegaskan, penyelenggaraan Awarding Cabang Ranting dan Masjid ini merupakan yang kedua kali.

    “Tahun ini, awarding yang diselenggarakan bukan hanya penghargaan masjid unggulan, tapi akan banyak kategorisasi-kategorisasi yang sifatnya tematik.” Ungkapnya.

    Kata Ubaid (panggilan karib Hasan Ubaidillah), melalui event ini diharapkan syiar ber-fastabiqul khoirot semakin mengakar di kalangan cabang dan ranting serta pengelola masjid-masjid Muhammadiyah.

    “Dari awarding ini, akan timbul ghirah untuk evaluasi diri, menambal celah persoalan, dan selanjutnya tentu saja dengan berbenah,” terang dosen Universitas Muhammadiyah ini.

    Sebagai informasi bahwa hingga kini, Muhammadiyah Jawa Timur memiliki 1.495 Masjid, 521 Musala, dan 361 TPA/TPQ. Jumlah tersebut tersebar di 38 Kabupaten/Kota di Jatim. Selain aktif dipakai kegiatan dakwah, aset-aset tersebut juga untuk menyebarluaskan ilmu pengetahuan Islam. (Humas/Agus)

    Sekolah Karakter SDM 24 Surabaya Gelar Sosialisasi Program Sekolah Menjelang Tahun Ajaran Baru 2024-2025

    0

    Surabaya, kartanusa – Sabtu tanggal 13 Juli 2024 di Ruang Utama Masjid Al-Mufidah, Sekolah Karakter SD Muhammadiyah 24 Surabaya gelar Sosialisasi Program Sekolah Tahun Ajaran Baru 2024-2025. Kegiatan ini mengundang seluruh wali murid dari kelas I-VI secara bertahap, sebab siswa-siswi Sekolah Karakter berjumlah 477.

    Kepala Sekolah Karakter SD Muhammadiyah 24 Surabaya Ustadzah Norma Setyaningrum, M.Pd. mengawali sambutannya dengan mengajak wali murid untuk senantiasa bersyukur kepada Allah SWT atas segala karunia-Nya. Ia juga menyapa wali murid dengan pantun, yang membuat tersenyum dan penuh semangat.

    “Ayah-Bunda, untuk kesempatan pertama, kami akan memperkenalkan Ustadz-Ustadzah wali kelas masing-masing, sehingga mempermudah komunikasi dalam proses pembelajaran tahun pelajaran 2024-2025”. Ujarnya.

    Sosialisasi Program Sekolah Karakter SD Muhammadiyah 24 Surabaya Kepada Wali Murid Kelas IV-V

    Ia menjelaskan bahwa kegiatan sosialisasi ini adalah hal yang penting bagi kami supaya lebih kenal, lebih dekat dalam membangun komunikasi, disamping itu juga untuk mengetahui secara detail Visi dan Program Sekolah Karakter SDM 24 Surabaya.

    “Ayah-Bunda masih ingatkah dengan Visi Sekolah Karakter SDM 24 Surabaya. Semua harus mengetahui, sebab ini adalah ruh dari pembelajaran di Sekolah Karakter”. Ungkapnya.

    Ia lantas mengingatkan Visi Sekolah Karakter SDM 24 Surabaya dan memperagakan gerakan yang menyertainya, supaya tidak lupa.

    “Mari kita suarakan bersama dengan gerakannya, supaya Ayah-Bunda ingat. Ketika saya menyebutkan; Visi Sekolah Karakter SD Muhammadiyah 24 Surabaya, maka jawabannya; Menjadi Sekolah Unggul, Berkarakter dan Berprestasi”. Katanya.

    Kemudian Ia menjelaskan tentang program Sekolah Karakter SD Muhammadiyah 24 Surabaya selama 1 tahun, melalui Slade di LCD yang bisa dicermati bersama, dan sebelumnya wali murid juga diberi foto copy program tersebut.

    “Mari kita cermati bersama, Ayah-Bunda program Sekolah Karakter SDM 24 Surabaya selama 1 tahun. Silahkan ditanyakan kalau memang kurang jelas.” Imbuhnya.

    Ia juga mengatakan jikalau dalam perjalanannya ada program yang belum terealisasikan, bisa disampaikan langsung kepada Sekolah. Sehingga program yang sudah menjadi kesepakatan bisa terlaksana dengan baik.

    “Ini bagian dari chek and balance sehingga pelayanan kami semakin baik, menjadi excellent sesuai dengan hasil rapat kerja Sekolah Karakter SDM 24 Surabaya”. Tandasnya. (Gus)

    Update Manajemen Kelas dan Penanganan ABK, Sekolah Karakter SDM 24 Surabaya Gelar In House Training (IHT)

    0

    Surabaya, kartanusa – Sekolah Karakter SD Muhammadiyah 24 Surabaya gelar In House Training (IHT) di Gedung The Islamic Building (TIB). Diikuti oleh seluruh guru-karyawan dengan penuh semangat menyongsong tahun ajaran baru 2024-2025. Sabtu, (13/7/2024).

    Kepala Urusan Kepegawaian Sekolah Karakter SD Muhammadiyah 24 Surabaya Ustadzah Zuli Asiatul Umroh, S.Pd menyampaikan bahwa kegiatan IHT berlangsung 2 hari, yang terbagi menjadi 2 sesi, yaitu; sesi pertama, Penanganan Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) dilaksanakan Rabu, 10 Juli 2024.

    “Sedangkan sesi kedua, Classroom Management dilaksanakan Kamis-Jum’at, 11-12 Juli 2024.” Ujarnya.

    Ia menjelaskan terkait kegiatan tersebut selain update diri tentang penanganan ABK dan manajemen kelas, juga menyiapkan kelas dan perangkat pembelajaran dalam menyongsong tahun ajaran baru 2024-2025.

    “Supaya kita lebih siap memberikan pelayanan pembelajaran yang terbaik, sesuai dengan hasil rapat kerja tahun 2024-2025, pelayanan yang excellent.” Imbuhnya.

    Ketua Komite Yang Juga Koordinator Tim Psikologi Sekolah Karakter SDM 24 Surabaya Memberikan Sambutan

    Sementara itu, Ketua Komite Sekolah Karakter SD Muhammadiyah 24 Surabaya, yang juga selalu Koordinator Psikologi di Sekolah Karakter Bunda Indarsyah Chalifatiyanti, M.Psi menyampaikan bahwa Ia membawa tim psikologi untuk memberikan materi tentang pemahaman penanganan ABK dan penentuan kebijakan PPDB kepada pendidik/pengajar dan tenaga kependidikan di Sekolah Karakter SD Muhammadiyah 24 Surabaya.

    “Pembekalan guru bertujuan untuk memahami potensi anak, dengan pemateri dari tim Psikologi SDM 24, yaitu Bunda Novian Sulandhari, dan Jeane Putri Amelia”. Katanya.

    Ia menjelaskan bahwa ada 3 materi pokok yang disampaikan, yaitu :

    Pertama, Memahami tentang kecerdasan pada anak.

    Kedua, Memetakan potensi anak bersama sekolah dan tim psikologi.

    “Yang terakhir, tentang membuat kebijakan sekolah dalam penentuan anak kelas hebat sesuai dengan kemampuan sekolah”. Tandasnya. (BMR)

    Inspirasi Kehidupan : Ayah yang Shalih adalah Pilihan

    0

    Inspirasi Kehidupan : Ayah yang Shalih adalah Pilihan

    Oleh Ustadz Muhammad Barid, S.Ag., M.Pd.I.

    (Wakil Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah Wonokromo)

    Bersyukur kepada Allah SWT atas segala karunia-Nya, sejak kita belum lahir hingga besok kita dikumpulkan di surga bersama Ayah dan Ibu. Allah SWT pilihkan kita Ayah-Ibu yang hebat, beliau telah menyayangi, merawat, membimbing, mendidik, mengajarkan ilmu kepada kita hingga ilmu itu kita rasakan kebermanfaatannya hingga sekarang. Semoga menjadi pahala yang terus mengalir untuk Ayah-Ibu kita, dan Semoga kita selalu dalam lindungan Allah SWT, Aamiin ya Rabbal Aalamiin.

    Ayah adalah pemimpin, pelindung, pengayom dalam keluarga sesuai firman Allah SWT QS. An-Nisa’ ayat 34 :

    اَلرِّجَالُ قَوَّامُوْنَ عَلَى النِّسَاۤءِ

    Artinya :”Laki-laki (suami) itu pelindung bagi perempuan (istri).”

    Ayah mengharapkan keluarganya bahagia dunia dan akhiratnya. Bahagia dalam ketaatan dan kesalehan kepada Allah SWT, kebahagiaan itu akan terwujud manakala Ayah bisa menjadi tauladan bagi keluarga. Sebagaimana Nabi Ibrahim AS dalam memberikan tauladan kepada keluarganya. Allah SWT berfirman dalam QS. Al-Mumtahanah ayat 4 :

    قَدْ كَانَتْ لَكُمْ اُسْوَةٌ حَسَنَةٌ فِيْٓ اِبْرٰهِيْمَ

    Artinya :“Sungguh, telah ada suri teladan yang baik bagimu pada Ibrahim.”

    Dalam QS. An-Nahl ayat 120 :

    اِنَّ اِبْرٰهِيْمَ كَانَ اُمَّةً قَانِتًا لِّلّٰهِ حَنِيْفًاۗ وَلَمْ يَكُ مِنَ الْمُشْرِكِيْنَۙ

    Artinya :“Sungguh, Ibrahim adalah seorang imam (yang dapat dijadikan teladan), patuh kepada Allah dan hanif. Dan dia bukanlah termasuk orang musyrik (yang mempersekutukan Allah).”

    Ayah yang beriman dan diikuti keimanannya oleh anak cucunya maka mereka akan dikumpulkan di surga. Hal ini sesuai dengan firman Allah SWT QS. Ath-thur ayat 21 :

    وَالَّذِيْنَ اٰمَنُوْا وَاتَّبَعَتْهُمْ ذُرِّيَّتُهُمْ بِاِيْمَانٍ اَلْحَقْنَا بِهِمْ ذُرِّيَّتَهُمْ وَمَآ اَلَتْنٰهُمْ مِّنْ عَمَلِهِمْ مِّنْ شَيْءٍۚ كُلُّ امْرِئٍ ۢبِمَا كَسَبَ رَهِيْنٌ

    Artinya :“Dan orang-orang yang beriman, beserta anak cucu mereka yang mengikuti mereka dalam keimanan, Kami pertemukan mereka dengan anak cucu mereka (di dalam surga), dan Kami tidak mengurangi sedikit pun pahala amal (kebajikan) mereka. Setiap orang terikat dengan apa yang dikerjakannya.”

    Surga ‘And menanti Ayah dan keluarganya yang semuanya shalih, mereka masuk bersama-sama, malaikat menyambutnya dari segala pintu dengan mengucapkan selamat atas kesabaran ayah dan keluarga dalam keshalihan kepada Allah SWT. Allah SWT berfirman dalam QS Ar-Ra’d ayat 23-24 :

    جَنّٰتُ عَدْنٍ يَّدْخُلُوْنَهَا وَمَنْ صَلَحَ مِنْ اٰبَاۤىِٕهِمْ وَاَزْوَاجِهِمْ وَذُرِّيّٰتِهِمْ وَالْمَلٰۤىِٕكَةُ يَدْخُلُوْنَ عَلَيْهِمْ مِّنْ كُلِّ بَابٍۚ

    سَلٰمٌ عَلَيْكُمْ بِمَا صَبَرْتُمْ فَنِعْمَ عُقْبَى الدَّارِۗ

    Artinya :“Surga-surga ‘Adn, mereka masuk kedalamnya bersama dengan orang yang saleh dari nenek moyangnya, pasangan-pasangannya, dan anak cucunya, sedang para malaikat masuk ke tempat-tempat mereka dari semua pintu.”

    “(sambil mengucapkan), “Selamat sejahtera atasmu karena kesabaranmu.” Maka alangkah nikmatnya tempat kesudahan itu.”

    Kesalehan yang diusahakan oleh Ayah-Ibu untuk anak-anaknya akan membuahkan pahala yang terus mengalir.

    Dari Abu Hurairah radhiallahu anhu, Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda :

    إِذَا مَاتَ الْإِنْسَانُ انْقَطَعَ عَنْهُ عَمَلُهُ إِلَّا مِنْ ثَلَاثَةٍ إِلَّا مِنْ صَدَقَةٍ جَارِيَةٍ أَوْ عِلْمٍ يُنْتَفَعُ بِهِ أَوْ وَلَدٍ صَالِحٍ يَدْعُو لَهُ

    Artinya :“Jika seseorang meninggal, seluruh amalannya akan terputus, kecuali tiga: sedekah yang terus mengalir pahalanya, ilmu yang bermanfaat, dan anak saleh yang mendoakannya.” (HR. Muslim)

    Kita berdoa kepada Allah SWT :

    رَّبِّ ارْحَمْهُمَا كَمَا رَبَّيٰنِيْ صَغِيْرًاۗ

    Artinya :“Wahai Tuhanku! Sayangilah Ayah ibuku sebagaimana mereka berdua telah mendidik aku pada waktu kecil.” (QS. Al Isra 24)

    Ini Nasehat PCM Tambaksari Pada Peserta Gathering Panti Pesantren Muhammadiyah Tambaksi

    0

    Batu, kartanusa – Nasehat dari Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Tambaksari Kota Surabaya disampaikan pada agenda refresing dan gathering bagi anak asuh dan karyawan Panti Pesantren Tahfidz Al-Qur’an Muhammadiyah Jalan Gersikan Surabaya. Rabu (10/07/2024)

    Usai refresing menikmati keindahan obyek wisata Santera De Laponte Kota Batu, para anak asuh ini segera melanjutkan perjalanan menuju villa penginapan, tetapi terhambat karena kemacetan akses jalan menuju keluar obyek wisata macet total.

    “Monggo pak sopir, penumpang telah lengkap.” Pinta Abu Hasan Kepala Panti.

    “Maaf pak, coba bapak lihat, jalan di depan itu hampir tidak bergerak.” Jawab driver.

    Kemudian dia menjelaskan bahwa berdasarkan informasi yang didapat, saat ini ada perayaan adat ‘Muharoman’ di daerah ini, sehingga hanya ada satu akses saja yang dibuka.

    “Mungkin acara selesai sekitar pukul 17.00, sehingga bisa meninggalkan tempat ini satu jam setelahnya, Bapak.” Tambahnya.

    “Lho, gak kemalaman ta, Sedangkan agenda malam harus berjalan.” Jelas Kepala Panti dua periode itu.

    Mendapat informasi itu, ada diskusi kecil antara driver dan panitia. Akhir keputusan perjalan dilanjutkan apapun yang terjadi.

    Perjalananpun dilanjutkan, ternyata prediksi driver tidak meleset, sehingga perjalanan tidak lancar. Di tengah kepadatan lalu lintas, panitia meminta diantar ke Masjid Kauman Kota Batu untuk menunaikan sholat Magrib, sekaligus menikmati keramaian alun-alun kota Batu. Setelah satu jam berada di alun-alun Batu perjalanan dilanjutkan.

    Sesampainya di penginapan, anak-anak sudah tampak lelah akibat dari perjalanan yang menjenuhkan. Mereka datang makan dan istirahat. Agenda bakar sate dan jagung terpaksa hanya pata pengurus dan karyawan saja.

    Keesokan harinya, seluruh peserta dibangunkan untuk menunaikan ibadah sholat Subuh. Selanjutnya olah raga sejenak dan menikmati fasilitas kolam renang yang disediakan. Mereka bermain air sepuasnya, mulai selesai sarapan pagi hingga pukul 10.30 WIB.

    “Alhamdulillah, hari ini kita menyelesaikan refreshing bersama, walaupun sedikit insiden sehingga mengalami keterlambatan masuk Villa, untuk itu saya minta maaf.” Kata Abu Hasan.

    Selanjutnya dia juga menyampaikan terima kasih kepada pimpinan persyarikatan, maupun majelis yang telah sudi mendampingi agenda ini hingga selesai.

    Foto Bersama Santri Panti Pesantren Muhammadiyah Gresikan Surabaya

    Selaku Ketua Majelis, Sarojo Hafidz Ahmad, SH., berpesan agar acara traveling religi ini bukan hanya untuk bersenang-senang, tetapi gunakan ajang menjaga lisan ketika berada di luar asrama.

    “Orang yang paling baik itu adalah orang yang bisa menjaga lisannya.” Kata pensiunan PT DAMRI ini.

    Dia menyitir hadis nabi yang diriwayatkan oleh Bukhori dan Muslim, yaitu :

    مَنْ كَانَ يُؤْمِنُ بِاللّٰهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ فَلْيَقُلْ خَيْرًا أَوْ لِيَصْمُتْ

    Artinya :“Siapa pun yang beriman kepada Allah dan hari akhir, maka hendaklah dia mengucapkan perkataan yang baik atau diam.” (Hadis riwayat Imam Bukhari dan Imam Muslim)

    Acara selanjutnya Hasyim, (panggilan akrab) Muhammad Hasyim, M.Pd.I., Wakil Ketua PCM Tambaksari Bidang MPKS sebagai nara sumber. Ia memberikan ceramah tentang tiga hal yang Allah marah berdasarkan hadits qudsi. Pertama, orang yang tidak mau percaya kepada taqdir Allah.

    “Kita harus percaya akan taqdir Allah. Contohnya Pak Abu Hasan ditakdirkan menjadi Kepala Panti Asuhan Muhammadiyah.” Katanya.

    Ia menjelaskan termasuk anak-anak, saat menjadi anak asuh di Panti Asuhan Muhammadiyah adalah taqdir Allah. Anak-anak harus percaya, kalau tidak Allah akan marah.

    “Atau disuruh mencari tuhan yang lain.” Imbuhnya.

    Ia lantas menyampaikan bahwa yang kedua, orang yang tidak sabar akan taqdir. Dan yang terakhir adalah orang yang tidak mensyukuri nikmat Allah.

    Pria mantan Guru SD Muhammadiyah 3 Surabaya ini untuk meyakinkan jama’ah menyitir Q.S. Ibrahim ayat 7, yaitu :

    وَاِذْ تَاَذَّنَ رَبُّكُمْ لَىِٕنْ شَكَرْتُمْ لَاَزِيْدَنَّكُمْ وَلَىِٕنْ كَفَرْتُمْ اِنَّ عَذَابِيْ لَشَدِيْدٌ

    Artinya :“(Ingatlah) ketika Tuhanmu memaklumkan, “Sesungguhnya jika kamu bersyukur, niscaya Aku akan menambah (nikmat) kepadamu, tetapi jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), sesungguhnya azab-Ku benar-benar sangat keras.”

    Sebagai penutup, berpesan bahwa target Tahfidzul Qur’an, lulus SD hafal Juz 30, lulus SMP minimal hafal 2 Juz, sedangkan lulus SMA/SLTA minimal lulu 3 Juz.

    “Walaupun saat ini ada beberapa anak yang melampaui target.” Tuturnya mengakhir kegiatan. (Basirun).

    Komitmen Sebagai Pusat Dakwah Muhammadiyah (Pusdam), PDM Kota Surabaya Resmikan Masjid KH. M. Anwar Zain

    0

    Surabaya, kartanusa – Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Surabaya selain melaunching Baitul Maal Wat Tamwil Muhammadiyah (BMT-MU), juga meresmikan Masjid KH. M. Anwar Zain di Pusat Dakwah Muhammadiyah (Pusdam) jalan Wuni Nomor 9 Surabaya. Rabu (10/7/24).

    Hadir dalam peresmian tersebut Wakil Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur Ustadz Dr. Syamsudin, M.Ag., Jajaran Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Surabaya, Ketua dan Bendahara Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) se-Kota Surabaya, Kepala Amal Usaha Muhammadiyah se-Kota Surabaya, Ketua Lembaga, Majelis, dan Biro Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Surabaya.

    Dalam peresmian Masjid KH. M. Anwar Zain, Ketua PDM Kota Surabaya Ustadz Dr. H. M. Ridlwan, M.Pd., menjelaskan bahwa supaya kita konsisten terhadap perjuangan dakwah Muhammadiyah, maka diresmikan Majid KH. M. Anwar Zain di Pusat Dakwah Muhammadiyah (Pusdam) Kota Surabaya untuk memfasilitasi ibadah sholat.

    Suasana Ruang Utama Masjid KH. M. Anwar Zain lantai 1

    Selaku Ketua PDM Kota Surabaya, Ridlwan meresmikan masjid dengan penataan; pertama, membentuk ketakmiran masjid, kedua, memberikan tugas kepada Bapak Nuryanto menjadi muadzin selama 5 waktu terutama Dhuhur, Ashar, Maghrib, dan Isya’, kalau memungkinkan ada yang menempati akan ada adzan Subuh juga.

    “Untuk sementara masih kalangan pusdam, kedepannya kalau memungkinkan bisa dibuka untuk warga sekitar.” Ujarnya.

    Ia berharap kepada seluruh karyawan maupun tamu kalau sudah masuk waktu sholat harus berhenti melaksanakan sholat dahulu, baru beraktivitas kembali.

    Prosesi peresmian Masjid KH. M. Anwar Zain dilakukan pemotongan pita oleh Wakil Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Timur Ustadz Dr. Syamsudin, M.Ag., bersama jajaran Pimpinan Daerah Muhammadiyah kota Surabaya. (Gus)

    Upaya Hindari Pinjaman Rentenir, PDM Surabaya Launching BMT-MU Untuk Kemaslahatan Umat

    0

    Surabaya, kartanusa – Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Surabaya Launching Baitul Maal Wat Tamwil Muhammadiyah (BMT-MU) Surabaya. Launching bersamaan dengan peresmian Masjid KH. M. Anwar Zain Kantor Pusat Dakwah Muhammadiyah Kota Surabaya di Aula Pusat Dakwah Muhammadiyah (pusdam) Kota Surabaya Jalan Wuni No 9 Surabaya. Rabu (10/7/2024).

    Ketua Dewan Pelaksana Ustadz Drs. Zayyin Chudhori, M.Ag., menyampaikan bahwa ada lima hal yang menjadi latar belakang pendirian BMT-MU PDM Kota Surabaya.

    Pertama, beberapa Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) terutama sekolah yang ingin berkembang. Akan tetapi kesulitan pembiayaan dan tidak bisa mengakses perbankan.” Ujarnya.

    Kedua, beberapa guru-karyawan Amal Usaha Muhammadiyah perlu meningkatkan kesejahteraan keluarga dan tidak bisa mengakses perbankan.

    “Kemudian yang ketiga, masih banyak masyarakat duafa yang belum mampu memenuhi kebutuhan dasar ekonominya, terlebih mereka terjerat pinjaman rentenir.” Imbuhnya.

    Keempat, dana Amal Usaha Muhammadiyah yang tersimpan di bank, tetapi penyimpan tidak memperoleh benefit secara maksimal. Dan yang terakhir, besarnya margin keuntungan dari dana antara 5 sampai 7 persen.

    Perwakilan Pemegang Saham BMT-MU PDM Surabaya

    Ia lantas menjelaskan tentang sembilan prinsip mendasar manajemen BMT-MU PDM Kota Surabaya.

    “Ada sembilan prinsip mendasar BMT-MU, yaitu; keikhlasan, keadilan, kebersamaan, kemandirian, kemudahan, keterbukaan, keberlanjutan, kedayagunaan, dan kehasilgunaan.” Ungkapnya.

    Menurut Zayyin, BMT-MU memiliki tiga program pembiayaan; pertama, pembiayaan murabahah untuk pengadaan barang dan jasa kepada AUM, pimpinan, guru, karyawan AUM, dan anggota Muhammadiyah.

    Kedua, pembiayaan mudharabah untuk tambahan modal usaha produktif kepada AUM, pimpinan, guru, karyawan AUM, dan anggota Muhammadiyah.” Katanya.

    Kemudian yang ketiga, pembiayaan qardhul hasan, pengadaan barang dan jasa, modal usaha produktif serta pengalihan pinjaman terjerat rentenir kepada masyarakat tidak mampu, terutama guru, karyawan, dan anggota Muhammadiyah.

    “Saat ini sudah ada 42 pihak yang sudah menanamkan saham, dan yang terbesar adalah RS PKU Muhammadiyah KH. Mas Mansur Kota Surabaya.” Tandasnya. (BMR)

    Panti Asuhan Muhammadiyah Gersikan Refreshing Bersama Anak Asuh di Kota Batu

    0
    Foto Bersama Santri Panti Pesantren Muhammadiyah Gresikan Surabaya

    Batu, kartanusa – Mengisi masa liburan sekolah Panti Asuhan Pesantren Tahfidz Al-Qur’an Muhammadiyah Jl. Gersikan Surabaya, dengan kegiatan Travelling Religius ke Kota Batu, Jawa Timur hari Selasa – Rabu, 9-10 Juli 2024.

    Kegiatan yang bernama Goes to Batu Malang ini, memberi kesempatan bagi anak asuh yang sehari-hari disibukkan dengan sekolah dan kegiatan menghafal Al-Qur’an. Tidak terkecuali, seluruh anak asuh Panti Asuhan Muhammadiyah yang dikelola oleh Majelis Pembina Kesejahteraan Sosial PCM Tambaksari Surabaya ini diajak, sehingga hari itu kantor layanan libur.

    Turut hadir pada agenda ini antara lain Muhammad Hasyim, M.Pd., Wakil Ketua PCM Tambaksari yang membidangi MPKS, Sarojo Hafidz Ahmad, SH., Ketua Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA), Abu Hasan Kepala Panti Asuhan, beserta seluruh pengurus dan karyawan.

    Pagi-pagi ba’da sholat subuh, para santri Panti Pesantren Muhammadiyah Jalan Gersikan sudah sibuk berbenah, tidak ada yang ‘molor’ (tidur lagi). Mereka berkemas-kemas dengan tas bawaannya masing-masing. Bahkan sebagian anak yang sudah besar berkemas-kemas malam hari sebelum tidur. Pasalnya anak-anak istimewa ini akan diajak refresing ke Kota Batu, Malang, Jawa Timur.

    Sesuai rencana, pukul 06.30 anak-anak sudah siap berangkat, tetapi karena armada mereka datang sedikit terlambat, sehingga pukul 07.30 baru hadir menjemput mereka.

    “Anak-anak, sebelum berangkat dipastikan sudah sarapan semua, jangan sampai ada yang masuk angin karena belum sarapan.” Kata Ade cucu Sulami, S.Ag., pengasuh meraka.

    “Alhamdulillah, sudah semua ustadz.” Sahut mereka hampir bersamaan

    Sebelum meninggalkan asrama, Mbak Yani kaka alumninya, membagikan bekal berupa kue ringan dan minuman mineral untuk bekal selama di perjalanan.

    “Adik-adik, apakah sudah dapat kue semua?” Tanyanya sambil mengangkat bekal yang dibagikan.

    “Sudah kak.” Jawab mereka dan ada yang mengangkat jempol tangannya bertanda sudah menerima.

    Peserta yang tidak kurang dari 40 orang ini diangkut dua armada milik Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Surabaya menuju lokasi wisata Santera de Laponte.

    Perjalanan menuju lokasi sedikit mengalami sedikit kemoloran karena akses menuju ke lokasi dipadati pengunjung. Kemacetan kurang lebih 5 km menuju lokasi. Nyaris mencari kolasi wisata baru, karena tidak mendapat tempat parkir bus. Alhamdulillah tidak berapa lama ada yang menawarkan jasa tempat Parkir.

    “Anak-anak dan para peserta, waktu kita di lokasi selama 3 jam, pukul 14.30 harus kembali ke armada masing-masing, karena kita harus melanjutkan perjalanan ke villa untuk melanjutkan acara nanti malam.” Kata Abu Hasan Kepala Panti Asuhan. Selanjutnya Ia mengingatkan sebelum masuk lokasi sholat dan makan siang di masjid terdekat.

     

    Sesi Bakar Sate dan Jagung Menghangatkan Suasana

    Setelah anak-anak pada kumpul didepan pintu masuk, mereka berfoto untuk dokumentasi, selanjutnya mereka diatur untuk antri masuk lokasi wisata. Berbaur dengan pengunjung yang sangat padat. Kebahagiaan tampak pada anak-anak yang jarang rekreasi itu.

    “Bu Peti nanti saya boleh nggak, mencoba semua yang ada di sana?” Tanya anak asuh yang akrab dipanggil Dika itu.

    “Boleh, kalian sudah kita belikan tiket terusan, semua boleh dinaiki kecuali yang berbayar.” Tegas Bendahara Panitia.

    “Asyik…! Terima kasih Bu Peti.” Seru mereka sambil menyebar bersama kelompoknya.

    “Ingat anak-anak, jangan sampai meninggalkan kelompok, jika akan meninggalkan harus ijin dan tidak boleh sendirian.” Sambung Peti.

    “Siap ibu, kami akan selalu bersama!” Seru mereka sambil berlari.

    Satu demi satu wahana mereka jelajahi, kakak yang dewasa harus menemani adik yang masih kecil, mereka tampak saling menjaga satu sama lain. Tampa terasa waktu yang disediakan panitia telah habis, sehingga harus segera berkumpul.

    Ternyata tidak seperti yang direncanakan. Hari itu bersamaan dengan upacara adat, sehingga beberapa akses jalan alternative ditutup, hanya satu akses yang aktif, sehingga kemacetan terjadi sepanjang jalan.

    Sesampainya di villa, anak-anak sudah tampak kelelahan, banyak yang langsung tidur walaupun belum mandi. Acara bakar sate dan jagung yang disiapkan, hanya diikuti beberapa anak saja, sehingga sisa bakaran pagi hari masih cukup banyak. (Basirun)