spot_img
spot_img
No menu items!
More
    Home Blog Page 2

    Meneguhkan Jati Diri Pendidik: Refleksi Hizbul Wathan, Bela Negara, dan Wawasan Kebangsaan

    0

    Meneguhkan Jati Diri Pendidik: Refleksi Hizbul Wathan, Bela Negara, dan Wawasan Kebangsaan

    Oleh Ramanda Salman Alfarisi BMR, S.H.I.

    (Bendahara Kwartir Wilayah Hizbul Wathan Jawa Timur, Guru Ismuba SMP Muhammadiyah 5 Pucang Surabaya)

    (Sebuah refleksi untuk teman-teman Calon Pendidikan Profesi Guru Fakultas Ilmu Pendidikan, Komunikasi, dan Sains Universitas Muhammadiyah Surabaya, Trawas, Kabupaten Mojokerto)

    Sebagai calon pendidik yang ditempa di lingkungan Universitas Muhammadiyah Surabaya (Umsura), teman-teman tidak hanya dipersiapkan untuk mentransfer ilmu pengetahuan di dalam kelas, tetapi dipersiapkan untuk menjadi arsitek peradaban bangsa, menjadi pandu, menjadi teladan dalam mendidik generasi emas masa depan.

    “Di tangan teman-teman, nilai-nilai kemanusiaan, keislaman, dan kebangsaan akan menyatu dalam proses pembentukan karakter generasi penerus yang mempunyai karakter 3P; Pelopor, Pelangsung dan Penyempurna”

    Berikut adalah refleksi mendalam mengenai keterkaitan antara semangat Pandu Hizbul Wathan, Bela Negara, dan penguatan nilai kebangsaan dalam konteks profesi guru masa kini.

    Pertama, Hizbul Wathan: Etos Kerja dan Karakter Pengabdi: Pandu Hizbul Wathan (HW) bukan sekadar organisasi kepanduan, tepati laboratorium pembentukan karakter.

    Filosofi “Fastabiqul Khairat” (berlomba-lomba dalam kebaikan) yang diajarkan dalam HW adalah fondasi bagi seorang guru, khususnya guru di era globalisasi dengan model generasi muda masa kini.

    • Disiplin sebagai Keteladanan: Seorang guru yang memiliki jiwa pandu akan menempatkan kedisiplinan bukan sebagai beban, melainkan sebagai bentuk penghormatan terhadap waktu dan amanah mendidik.
    • Kemandirian dalam Menjawab Tantangan: Di era disrupsi informasi, pendidik dituntut memiliki daya tahan (resilience).

    “Jiwa HW mengajarkan bahwa dalam situasi sesulit apa pun, pendidik harus mampu memberikan solusi, bukan sekadar keluhan”

    Kedua, Bela Negara: Guru sebagai Benteng Ideologi. Bela negara bagi seorang pendidik tidak berarti mengangkat senjata di medan perang, melainkan bagaimana memenangkan “perang pemikiran” di ruang kelas.

    • Menangkal Radikalisme dan Intoleransi: Dengan menginternalisasi nilai-nilai bela negara, Anda menjadi garda terdepan yang mampu membedakan antara kritik yang membangun dan upaya yang merusak sendi-sendi kebangsaan.
    • Pendidikan Berbasis Inovasi: Bela negara di era modern berarti meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui penguasaan sains dan komunikasi.

    “Guru yang kompeten secara profesional adalah bentuk nyata kontribusi terhadap kedaulatan bangsa agar Indonesia mampu bersaing di kancah global”

    Ketiga, Bhinneka Tunggal Ika: Harmoni dalam Perbedaan. Indonesia adalah mozaik yang sangat luas, dimana teman-teman akan menghadapi peserta didik dari berbagai latar belakang, suku, dan pandangan.

    • Pendidik sebagai Penengah (Moderator): Di kelas, Bhinneka Tunggal Ika harus diterjemahkan menjadi praktik inklusi. Guru adalah ruang aman bagi setiap anak untuk belajar menghargai perbedaan tanpa kehilangan identitasnya sendiri.
    • Wawasan Kebangsaan yang Luas: Mengajarkan persatuan bukan berarti menyeragamkan, melainkan membangun kesadaran bahwa kemajuan Indonesia adalah hasil dari kolaborasi berbagai potensi yang berbeda.

    Pesan untuk Calon Guru Profesional

    “Teman-teman calon PPG, perjalanan teman-teman untuk menjadi guru profesional adalah sebuah ikhtiar spiritual, niatkan untuk mengabdi, sehingga kita menemukan makna sejati sebagai seorang guru”

    Selama 14 tahun berdiri di depan kelas, bersama anak-anak dengan berbagai karakter dan latar belakang. 12 tahun mengabdi di Sekolah Karakter SD Muhammadiyah 24 Surabaya dan 2 tahun di Sekolah Unggul Nasional SMP Muhammadiyah 5 (Spemma) Pucang Surabaya.

    Sekolah Karakter SDM 24 Surabaya, yang dulunya dikenal sebagai Laskar Pelangi Surabaya yang berhasil bertransformasi menjadi Sekolah Unggul dengan brand Sekolah Karakter. ingatlah bahwa:

    Pertama, Guru adalah Teladan: Apa yang kita lakukan seringkali lebih berpengaruh daripada apa yang kita katakan. Tunjukkan integritas yang bersumber dari spiritualitas yang kuat.

    “Didiklah anak-anak kita dengan penuh keikhlasan dan keteladanan, sehingga mereka menemukan makna sejati tentang kehidupan”

     Kedua, Guru adalah Jembatan: Jadilah jembatan yang menghubungkan masa depan anak didik dengan realitas kebutuhan bangsa. Ilmu yang kita berikan harus mampu menjawab tantangan nyata di masyarakat.

    Ketiga, Guru adalah Penjaga Nyala Harapan: Jangan biarkan api semangat nasionalisme dan kecintaan pada tanah air padam di ruang kelas.

    Integrasi antara semangat Hizbul Wathan yang militan, komitmen bela negara yang berbasis sains, dan pemahaman Bhinneka Tunggal Ika yang inklusif akan menjadikan guru yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kokoh secara moral.

    “Selamat berjuang dalam pendidikan profesi ini. Jadilah guru yang dirindukan karena ilmunya, dan diteladani karena karakternya”

    Rajut Kebersamaan, TNI Gelar Nobar Kebangsaan Piala Dunia 2026 di Lebih Dari 1.500 Titik

    0

    Jakarta, kartanusa – Dalam upaya menghadirkan hiburan yang merata dan memperkuat kebersamaan nasional, Tentara Nasional Indonesia (TNI) telah menggelar lebih dari 1.500 titik Nonton Bersama (Nobar) Kebangsaan Piala Dunia 2026 secara gratis di seluruh wilayah Indonesia, sejak 11 Juni hingga 19 Juni 2026. Dilansir dari laman resmi media sosial Pusat Penerangan Puspen TNI pada Senin (22/06/2026).

    “Jumlah tersebut menjadikan Nobar Kebangsaan sebagai salah satu kegiatan nonton bersama terbesar yang difasilitasi TNI bagi masyarakat di seluruh Indonesia, menghadirkan ruang kebersamaan yang menjangkau berbagai lapisan masyarakat dari Sabang sampai Merauke.” Ujar Humas Puspen TNI.

    Lebih lanjut, ia mengungkapkan bahwa pelaksanaan Nobar Kebangsaan merupakan bentuk sinergi antara TNI dan TVRI dalam menghadirkan hiburan yang sehat sekaligus memperkuat semangat nasionalisme. Melalui kegiatan ini, masyarakat dari berbagai daerah dapat berkumpul, berinteraksi, dan merasakan suasana persatuan dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia.

    “Momentum Piala Dunia dimanfaatkan sebagai sarana membangun solidaritas sosial, memperkuat rasa persaudaraan, dan menumbuhkan kebanggaan sebagai bangsa Indonesia.” Tegasnya.

    Selain memberikan manfaat sosial, lanjutnya, kegiatan ini juga diharapkan mampu mendorong pergerakan ekonomi lokal melalui keterlibatan pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) di sekitar lokasi penyelenggaraan.

    Menurutnya, melalui Nobar Kebangsaan Piala Dunia 2026, TNI mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga suasana yang aman, tertib, dan penuh semangat persatuan.

    “Dengan kebersamaan yang terbangun, TNI terus memperkokoh kemanunggalan TNI dengan rakyat sebagai kekuatan utama bangsa dalam mewujudkan Indonesia yang semakin maju dan bersatu.” Pungkasnya. (Humas/Gus).

    Kenzie, Siswa Spemma Pucang Surabaya Borong 4 Medali dan Spesial Award Peselam Terbaik

    0

    Surabaya, kartanusa – Membanggakan dengan prestasi gemilang ditorehkan oleh Muhammad Kenzie Dzakwan Effendy Kelas 7D Sekolah Unggul Nasional SMP Muhammadiyah 5 (Spemma) Pucang Surabaya pada Kejuaraan Selam Piala Wali Kota Surabaya 2026.

    Kejuaraan bergengsi tersebut didukung oleh Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Jawa Timur yang berlangsung pada Sabtu-Ahad, (20–21/06/2026).

    “Puji syukur alhamdulillah atas raihan prestasi gemilang. ​Keluarga Besar SMP Muhammadiyah 5 Surabaya mengucapkan selamat kepada ananda Muhammad Kenzie Dzakwan Effendy Kelas 7D Spemma Pucang Surabaya, yang berhasil memborong 4 Medali; 4 Medali Emas, 1 Medali Perak dan Spesial Award Peselam Terbaik.” Ujar Kepala Spemma Pucang Surabaya, Ustadz Misbach Noehruddin, S.Si., MM.

    Lebih lanjut, ia mengungkapkan bahwa ​atas prestasi luar biasa yang berhasil diraih dalam Kejuaraan Selam Piala Wali Kota Surabaya 2026, yang didukung oleh Dispora Jawa Timur yang berlangsung pada 20–21 Juni 2026.

    ​”Prestasi bukan kebetulan, melainkan hasil dari kerja keras dan ketekunan.” Tandas Ustadz Misbach, panggilan akrabnya.

    “Semoga prestasi ini menjadi motivasi untuk terus bertumbuh, menginspirasi teman-teman lainnya, dan membawa berkah serta kebanggaan bagi sekolah dan keluarga. Barokallah, Kenzie! Maju terus pantang mundur!” Pungkasnya.

    Sementara itu, dalam kesempatan yang sama, Kepala Urusan (Kaur) Kesiswaan Spemma Pucang Surabaya, Ustadz Sedyo Utomo, S.Pd., menyampaikan rasa syukurnya kepada Allah SWT atas prestasi yang diraih siswa Spemma Pucang Surabaya.

    “Semoga prestasi yang diraih menjadi inspirasi dan motivasi untuk terus berkembang, berprestasi, serta mengharumkan nama sekolah dalam berbagai bidang.” Ujarnya.

    Lebih lanjut, Ustadz Tomo, panggilan akrabnya, menyampaikan terima kasih kepada Pembina/Pelatih/Pendamping yang telah mendidik anak-anak dengan sabar, tanpa mengenal lelah, sehingga berhasil dan membawa prestasi.

    “Terimakasih kasih juga, kepada Bapak/Ibu Guru dan Karyawan Spemma Pucang Surabaya yang telah memberikan doa dan dukungan kepada ananda hingga mampu meraih prestasi terbaik.” Pungkasnya. (Humas/Gus).

    Asosiasi MBG Indonesia Tanggapi Isu Pengurangan SPPG dari 27.000 Menjadi 21.000

    0

    Surabaya, kartanusa – Ahad, 21 Juni 2026 di Kampi Hotel Surabaya, Asosiasi Makan Bergizi Gratis (MBG) Indonesia Jawa Timur gelar silaturahmi Asosiasi MBG Indonesia, BGN Jatim, Mitra SPPG, sekaligus Audiensi dengan mitra SPPG terkait isu-isu dan informasi kebijakan-kebijakan baru pemerintah seputar MBG.

    Salah satu yang menjadi isu penting adalah pengurangan SPPG dari 27.000 menjadi 21.000. Acara tersebut dimulai pukul 13.00 hingga 17.00 WIB dengan peserta dari Asosiasi MBG Indonesia yang berjumlah kurang lebih 149 Mitra SPPG.

    Hadir dalam kesempatan tersebut, Ketua Umum (Ketum) Kamar Dagang Indonesia (Kadin) Jatim, Adik Dwi Putranto, Ketua Asosiasi MBG Indonesia, M. Turino Junaedi, Kepala KPPG Wilayah 1 Surabaya, Kusmayanti, Kepala KPPG Wilayah 2 Jember, Said Karim, dan Hj. Indah, Bendahara Asosiasi Pengusaha MBG Indonesia.

    Dalam kesempatan tersebut, ditegaskan bahwa Assosiasi MBG akan terus mengayomi, mengawal usulan-usulan mitra SPPG yang mayoritas pengusaha daerah di Jawa Timur, UMKM yang patungan untuk membangun dapur, yang sumber dana untuk investasi dapur ada yang mengajukan kredit bank, menjual ternak ataupun asetnya.

    Selain itu, asosiasi juga menjembatani usulan mitra ke pemerintah, termasuk adanya isu pengurangan jumlah SPPG dari 27.000 menjadi 21.000. Acara tersebut berlangsung selama kurang lebih tiga jam, dengan adanya paparan dari pihak KPPG serta juga sesi tanya jawab kepada pihak mitra yang mengirimkan perwakilan.

    Dalam kesempatan tersebut, Ketua Asosiasi MBG Indonesia, Turino Junaedy menyampaikan jika hari ini para mitra berkumpul karena resah atas adanya kasus korupsi yang terungkap dalam BGN belum lama ini. Dimana Kepala (eks) BGN, Dadan Hindayana telah ditetapkan sebagai tersangka korupsi oleh Kejaksaan Republik Indonesia.

    “Karena ada kegaduhan di BGN Pusat ya tanggal 2 Juni 2026. Jadi mereka itu resah.” Ujarnya.

    Meskipun ada kasus korupsi baru terungkap, para mitra BGN yang di daerah menurut, Junaedy tetap mendukung program dari Presiden Prabowo Subianto ini.

    “Ini bagus sekali, kita dukung sekali, adanya MBG itu.” Tegasnya.

    Lebih lanjut, ia mengatakan bahwa meskipun terus mendukung program ini, tetapi tetap ada keresahan yang muncul dari para mitra saat ini. Terutama yang telah terlanjur melakukan pembangunan dapur baru.

    “Yang pertama bagaimana nasib yang sudah bangun.” Katanya.

    Ia juga mengatakan bahwa baru-baru ini, BGN telah mengumumkan tidak akan melakukan penambahan dapur SPPG kembali. Kemudian yang menjadi keresahan lain, lanjut Junaedy, terkait efisiensi hingga pengurangan ribuan dapur SPPG.

    “Adanya sekarang 27.000 dijadikan 21.000. Nah, itu sudah mana saja yang kena.” Tandasnya.

    Selain itu, masalah lain soal hari libur siswa yang membuat dapur SPPG tak beroperasi sementara. “Terus yang ketiga itu adanya hari libur yang tidak dibayarkan begitu itu. Nah, kegaduhan kegelisahan-kegelisahan ini kita dari asosiasi menampung.” Ungkap Junaedy.

    Selain tiga permasalahan utama itu, tambah Junaedy, ada permintaan lain agar BGN tak serta merta melakukan penutupan terhadap dapur yang bermasalah. Menurutnya, harus didahului dengan peringatan satu, dua dan baru kemudian disuspend.

    “Tidak bisa tiba-tiba disuspend begitu saja.” Tegasnya.

    Ia juga menegaskan bahwa semua permasalahan ini akan ditampung semuanya. Pihaknya berharap dan akan berupaya bisa melakukan audiensi secara langsung dengan BGN.

    “Kita akan sampaikan secara elegan mungkin dengan dengan minta audiensi.” Pungkasnya. (Humas/SW).

    Geliat Ekonomi Lokal, Pemuda Muhammadiyah Klepek Ramaikan Event Pacal Car Free Day

    0

    Bojonegoro, kartanusa – Kawasan bantaran Kali Pacal tampak berbeda dan lebih hidup pada akhir pekan ini. Ribuan warga memadati area bantaran kali pacal Desa Klepek dan Desa Semen Kidul, Kecamatan Sukosewu, Kabupaten Bojonegoro, untuk menghadiri event Pacal Car Free Day dalam rangkaian Pesona Kali Pacal yang digelar pada Sabtu dan Ahad (20-21 Juni 2026).

    Di antara deretan stan yang memeriahkan acara, sebuah stan angkringan berkonsep lesehan tampak ramai dikunjungi. Stan bernama Pacal Coffee Club tersebut diinisiasi oleh Pimpinan Ranting Pemuda Muhammadiyah (PRPM) Desa Klepek. Menyajikan aneka makanan dan minuman, angkringan ini menawarkan pengalaman unik menikmati kopi santai tepat di tepi aliran Kali Pacal yang asri.

    Bukan sekadar tempat nongkrong biasa, angkringan ini membawa misi besar. Ketua Umum PRPM Klepek, Azham Burhanuddin, menuturkan bahwa kehadiran Pacal Coffee Club merupakan langkah nyata Pemuda Muhammadiyah Ranting Klepek dalam bergerak di sektor ekonomi kreatif tanpa meninggalkan esensi nilai-nilai keagamaan.

    “Adanya angkringan ini bertujuan sebagai sarana dakwah gaya pemuda melalui sektor ekonomi. Kami ingin mewujudkan sebuah ruang publik yang tidak hanya ramah bagi pemuda, tetapi juga bisa digunakan sebagai wadah diskusi ilmiah dan keagamaan. Ini adalah upaya kami untuk mewujudkan kader Pemuda Muhammadiyah yang mandiri secara ekonomi, dan berkembang secara intelektual.” Ujar Azham di sela-sela kegiatan.

    Lebih lanjut, ia mengatakan bahwa komitmen ini tidak berhenti saat event akhir pekan usai. Angkringan Pacal Coffee Club diproyeksikan untuk buka setiap hari mulai pukul 16.00 WIB hingga malam hari pukul 23.00 WIB.

    Dengan jadwal operasional yang rutin, lanjutnya, diharapkan tempat ini dapat memberikan ruang yang lebih luas bagi para pemuda maupun masyarakat umum untuk melakukan aktivitas ngopi santai sekaligus berdiskusi ringan.

    Sebagai informasi, program Pesona Kali Pacal sendiri merupakan inovasi terbaru dari Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Kecamatan Sukosewu yang bersinergi dengan Pemerintah Desa Klepek dan Pemerintah Desa Semen Kidul.

    “Program ini dirancang untuk memaksimalkan potensi alam dan mengembangkan ekonomi lokal masyarakat setempat.” Pungkasnya.

    Melalui dukungan dari berbagai elemen, termasuk para pemuda. Event di bantaran Kali Pacal ini diharapkan dapat terus berjalan konsisten di setiap akhir pekan dan menjadi ikon baru penggerak ekonomi di Sukosewu. (Syahrurroma).

    Presiden Prabowo Subianto Perintahkan Meninveshil Percepat Transformasi BUMN

    0

    Jakarta, kartanusa – Presiden Republik Indonesia (RI) Prabowo Subianto menerima Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala Danantara, Bapak Rosan Roeslani di kediaman pribadinya di Kertanegara, Jakarta. Dilansir dari laman resmi media sosial BPMI Setpres pada Ahad (21/06/2026).

    Dalam pertemuan tersebut, Presiden Prabowo Subianto ditemani oleh Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya dan Menteri Sekretariat Negara Indonesia, Prasetyo Hadi.

    Dalam pertemuan tersebut dibahas beberapa hal penting, diantaranya adalah percepatan transformasi BUMN dan penguatan sektor-sektor baru penggerak pertumbuhan ekonomi nasional.

    Dalam kesempatan tersebut, Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala Danantara, Bapak Rosan Roeslani, mengatakan bahwa mengelola aset bangsa dengan lebih baik untuk menghasilkan manfaat yang lebih besar bagi rakyat.

    “Peluang pertumbuhan ekonomi baru yang dapat didorong oleh Danantara, termasuk penguatan sektor pariwisata melalui penyelenggaraan event olahraga, konser musik, hingga industri kreatif yang mampu menciptakan lapangan kerja, menarik investasi, dan meningkatkan perputaran ekonomi nasional.” Ujar Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala Danantara, Bapak Rosan Roeslani.

    Lebih lanjut, Rosan mengatakan bahwa proses konsolidasi dan transformasi BUMN terus berjalan. Dari total sekitar 1.077 entitas BUMN, sebanyak 258 telah berhasil dikonsolidasikan, dan dilanjutkan dengan target sekitar 300 entitas dalam waktu dekat.

    “Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi, memperkuat tata kelola, serta mengurangi beban biaya yang selama ini ditanggung negara.” Pungkasnya. (Humas/Gus).

    Kapolri Ziarah Penghormatan Tokoh Pendiri Bangsa, Ingatkan Pentingnya Keteladanan Pemimpin Bangsa

    0

    Blitar, kartanusa – Menjelang peringatan Hari Bhayangkara ke-80 yang jatuh pada 1 Juli 2026, Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo melaksanakan rangkaian ziarah penghormatan ke makam tokoh pendiri bangsa. Dilansir dari laman resmi media sosial Humas Korps Brimob Polri pada Sabtu (20/06/2026).

    Turut menghadiri acara tersebut, Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol. Nanang Avianto, Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Rudy Saladin, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) wilayah Blitar Raya.

    Dalam kesempatan tersebut, Komandan Korps Brimob Polri, Komjen Pol. Ramdani Hidayat, mendampingi Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo beserta Pejabat Mabes Polri melanjutkan rangkaian ziarah ke makam para mantan Presiden Republik Indonesia menjelang Hari Bhayangkara ke-80.

    Kegiatan ziarah dimulai dari makam Presiden ke-4 RI, KH. Abdurrahman Wahid (Gus Dur), kemudian melanjutkan perjalanan ke makam Presiden Pertama RI, Ir. Soekarno, di Kota Blitar, Jawa Timur.

    Kegiatan tersebut merupakan bagian dari tradisi Polri untuk mengenang jasa para pemimpin bangsa sekaligus memperkuat semangat pengabdian dalam menjalankan tugas menjaga keamanan, ketertiban, serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

    Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa ziarah tidak hanya menjadi bentuk penghormatan kepada para pendiri dan pemimpin bangsa, tetapi juga menjadi momentum refleksi untuk meneladani nilai-nilai kepemimpinan yang telah mereka wariskan.

    “Tadi pagi, kami berziarah ke makam almarhum Presiden Gus Dur. Dan Alhamdulillah, sekarang kami melaksanakan ziarah ke makam almarhum Presiden Soekarno. Dan setelah ini kami akan melanjutkan ke makam Bapak Presiden Soeharto dan selanjutnya akan kami tutup ke Taman Makam Pahlawan Kalibata.” Ujar Kapolri.

    Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa nilai-nilai perjuangan yang diwariskan para pemimpin bangsa memiliki arti penting bagi perjalanan institusi Polri dalam menghadapi berbagai tantangan tugas, baik saat ini maupun di masa mendatang.

    “Tentunya rangkaian kegiatan yang kami laksanakan kali ini merupakan bagian dari tradisi kami untuk bisa menyerap dan menggali nilai-nilai dari para pemimpin bangsa.” Ungkapnya.

    Kapolri juga menegaskan bahwa kegiatan tersebut sangat penting khususnya bagi institusi Polri, karena kita memiliki amanah untuk terus mempertahankan dan mengimplementasikan nilai-nilai yang telah diwariskan oleh para Presiden dan pemimpin bangsa kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia serta institusi Polri.

    Menurutnya, nilai-nilai kebangsaan, pengabdian, dan semangat perjuangan yang telah ditanamkan para pemimpin terdahulu harus terus dijaga dan diteruskan oleh seluruh insan Bhayangkara.

    “Demikian juga ini menjadi sesuatu kekuatan, sesuatu hal yang positif untuk terus kami kembangkan sebagai spirit bagi institusi Polri agar terus dapat melaksanakan amanah institusi, amanah masyarakat, bangsa, dan negara, serta menjalankan seluruh tugas dan tanggung jawab tersebut dengan sebaik-baiknya.” Pungkasnya. (Humas/Gus).

    Ketua PWM Jawa Timur: Semangat Tajdid dan Imajinasi Inovatif, Kunci Masa Depan Rumah Sakit Muhammadiyah

    0

    Jombang, kartanusa – Prof. Dr. dr. Sukadiono, MM., Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur, menegaskan pentingnya menanamkan semangat tajdid (pembaharuan) yang terus-menerus di seluruh jejaring Rumah Sakit Muhammadiyah. Sabtu (20/06/2026).

    “Masa depan dunia medis tidak boleh hanya dipandang sebagai proyeksi dari realitas masa kini, melainkan sebuah masa depan yang harus dirancang melalui imajinasi dan inovasi yang tiada henti.” Ujar Prof. Dr. dr. Sukadiono, MM., Ketua PWM Jawa Timur.

    Lebih lanjut, Prof. Sukadiono, panggilan akrabnya, mengapresiasi kolaborasi strategis yang dijalin oleh RSM Jombang bersama Stem Cell and Cancer Research (SCCR) sebagai langkah cerdas dalam menghadirkan teknologi medis mutakhir di tengah masyarakat.

    “SCCR memberikan jaminan bahwa seluruh inovasi teknologi medis yang diterapkan di bawah naungan Muhammadiyah, termasuk stem cell, telah melalui standar pengujian yang ketat dan dipastikan memenuhi kriteria halalan thayyiban.” Tegas Prof. Sukadiono, mantan Rektor Universitas Muhammadiyah Surabaya (Umsura) ini.

    Menyoroti visi tersebut, Prof. Sukadiono menyampaikan: “Masa depan dunia medis bukan sekadar proyeksi masa sekarang atau masa lalu, melainkan hasil dari imajinasi dan inovasi yang tidak pernah berhenti”. Tandas Prof. Sukadiono yang juga menjabat sebagai Deputi Bidang Koordinasi Peningkatan Kualitas Kesehatan Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) ini.

    Ia juga menyampaikan harapannya, dengan total 39 Rumah Sakit Muhammadiyah yang tersebar di Jawa Timur, agar RSM Jombang dapat menjadi model dan pelopor bagi rumah sakit lainnya dalam inovasi.

    “Kami berharap agar RSM Jombang dapat menjadi model dan pelopor bagi rumah sakit lainnya dalam menerapkan prinsip inovasi untuk kemajuan layanan kesehatan.” Pungkasnya. (Galih).

    RSM Jombang Menjawab Tantangan Kedokteran Masa Depan, Hadirkan Terapi Stem Cell dan Secretome

    0
    Oplus_16908288

    Jombang, kartanusa – Dalam momentum peringatan milad ke-21 tahun, Rumah Sakit Muhammadiyah (RSM) Jombang melakukan langkah lompatan besar dalam dunia pelayanan kesehatan dengan meresmikan tiga layanan unggulan baru secara sekaligus: layanan Stem Cell, layanan Staycation bagi keluarga pasien, dan kartu prioritas. Sabtu (20/06/2026).

    Peresmian yang dilakukan di sela-sela kegiatan talkshow inovatif ini menjadi tonggak sejarah penting bagi RSM Jombang dalam upaya transformasi menuju rumah sakit modern yang mampu menjawab tantangan kebutuhan medis terkini.

    Dalam kesempatan tersebut, Direktur RS Muhammadiyah Jombang, dr. Iwan Hartono, M.Kes., dalam sambutannya menjelaskan bahwa peluncuran layanan stem cell dan secretome bukan sekadar penambahan fasilitas medis biasa, melainkan dedikasi nyata rumah sakit untuk terus bergerak mengikuti perkembangan pesat ilmu pengetahuan di bidang kedokteran.

    “Terapi regeneratif ini diharapkan mampu memberikan solusi medis baru bagi pemulihan fungsional jaringan maupun organ tubuh pasien yang mengalami kerusakan, yang selama ini menjadi tantangan besar dalam dunia medis.” Ungkapnya.

    Suasana foto bersama usai kegiatan peringatan milad ke-21 tahun, Rumah Sakit Muhammadiyah (RSM) Jombang

    Dalam kesempatan tersebut juga, dr. Iwan Hartono menegaskan visinya bahwa Rumah Sakit ini berkomitmen menjadi pusat layanan kesehatan yang mampu mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan dan kebutuhan masyarakat.

    “Rumah sakit ini berkomitmen menjadi pusat layanan kesehatan yang mampu mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan dan kebutuhan masyarakat, dengan memberikan layanan yang profesional, ramah, cepat, dan berorientasi pada keselamatan pasien”. Tegasnya.

    Selain aspek teknis medis, pihak rumah sakit juga sangat menekankan aspek kenyamanan bagi pasien dan keluarga melalui inovasi staycation dan kemudahan akses melalui kartu prioritas, yang dirancang untuk menciptakan ekosistem pelayanan yang holistik. (Galih).

    Presiden Prabowo Subianto Dukung Penuh Indonesia Jadi Tuan Rumah FIFA ASEAN dan Persiapan Timnas Menuju Piala Dunia 2030

    0

    Bogor, kartanusa – Pemerintah terus memperkuat dukungan terhadap kemajuan sepak bola nasional sebagai bagian dari upaya meningkatkan prestasi olahraga Indonesia di tingkat internasional.

    Komitmen tersebut ditegaskan oleh Presiden Republik Indonesia (RI) Prabowo Subianto saat menerima Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir bersama pelatih sepak bola Tim Nasional (Timnas) Indonesia John Herdman, di kediaman pribadinya di Hambalang, Jawa Barat. Dilansir dari laman resmi media sosial BPMI Setpres pada Jum’at (19/06/2026).

    Dalam kesempatan tersebut, Menpora RI mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto memberikan dukungan penuh atas peluang Indonesia menjadi tuan rumah turnamen FIFA ASEAN yang dijadwalkan berlangsung pada September–Oktober 2026.

    “Kepala Negara akan menyiapkan surat agar Indonesia dipilih oleh FIFA dan meminta hal ini segera dikomunikasikan ke semua kementerian.” Ujar Menpora RI.

    Selain itu, lanjut Menpora RI, bahwa pemerintah mendukung seluruh program Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) dalam mempersiapkan Timnas menghadapi Kualifikasi Piala Dunia 2030 yang dimulai September tahun depan.

    Sementara itu, dalam kesempatan yang sama, Pelatih Timnas John Herdman menyampaikan bahwa seluruh tim kini fokus mempersiapkan diri untuk mewujudkan target besar lolos ke Piala Dunia 2030.

    Di samping sepak bola, Menpora juga melaporkan sejumlah program prioritas Kementerian Pemuda dan Olahraga, termasuk pengembangan sertifikasi pelatihan bagi penyandang disabilitas agar mereka memiliki kesempatan untuk menjadi pelatih dan berkontribusi dalam pembinaan olahraga nasional.

    Lebih lanjut, Menpora menyebut Kepala Negara juga menyoroti pentingnya pembangunan olahraga nasional yang berorientasi jangka panjang. Sebagai bagian dari strategi jangka panjang tersebut, Menpora turut memaparkan rencana pembangunan Akademi Olahraga Nasional.

    “Rencana pembangunan Akademi Olahraga Nasional yang akan menjaring dan membina talenta olahraga sejak usia dini, mulai dari tingkat sekolah dasar hingga sekolah menengah.” Tandasnya.

    Selain pembinaan usia dini, Menpora menyebut pemerintah juga terus mengkaji skema dana pensiun atlet sebagai bagian dari upaya meningkatkan perlindungan dan kesejahteraan para olahragawan setelah menyelesaikan masa pengabdiannya di dunia olahraga. (Humas/Gus).